Sampai saat ini, angkatan kami Jangkar Bahtera telah sukses mengadakan sebuah event olahraga yang dibuat untuk murid laki-laki. Rite, event kompetisi futsal antar kelas yang berjudul "Jangkar Bahtera League" atau lebih dikenal dengan nama JBL.
Saya sebagai murid kelas X1 yang terkenal tampan dan karismatik Alahamdulillah belum pernah melewatkan acara "besar" ini. Saya telah 2 kali mengikuti event ini dan telah merasakan pahit manis sebuah kompetisi yaa bisa disebut kompetisi kecil-kecilan bisa juga diesbut kompetisi besar.
Di JBL pertama, kelas kami bukan kelas yang dipandang. Kami hanya sebuah tim yang lolos sebagai juara grup dan dibantai di fase quarter final. Kelas X2 sangat mendominasi kompetisi ini sehingga X2 dapat menjuarai kompetisi ini dengan mudah.
JBL 2, disinilah sebuah revolusi dimulai. 4 hari sebelum kick-off, kami memutuskan untuk melakukan sebuah laga percobaan melawan kelas X6. Hasilnya cukup memuaskan, kami menang tipis dengan skor 9-8. Dari pertandingan ini kami merasa siap untuk menghadapi JBL 2.
Pada saat fase grup, kami tampil cukup superior. Kami mengalahkan X5 dengan skor 5-1 dan mengalahkan X4 dengan skor 5-4. Kami lolos sebagai juara grup lagi. Dan otomatis kami melaju ke semifinal karena poin yang tinggi. Dan.. X2 juga lolos ke semifinal. Fase semifinal, kami bertemu X6. Sebuah keuntungan untuk kami karena sebelumnya kami telah melakukan laga percobaan sehingga kami telah mengatahui seluk-beluk permainan X6.
Pertandingan pun dimulai, kami cukup mendominasi laga ini. Kami mencetak gol lebih dahulu , hingga babak pertama usai skor menjadi 2-1 untuk keunggulan kami. Hingga 2 menit terkahir, skor berubah menjadi 3-3, dan saya mendengar sebuah percakapan antara wasit dan penonton.
"Woy sit! Berapa menit lagi?"
"Satu menit lagi!"
Mendengar percakapan itu, kami langsung tampil menggebu-gebu dan mencetak gol 11 detik menjelang laga usai. Lega rasanya setelah mencetak gol tersubut dan kami pun lolos ke final.
Di laga semifinal lainnya X2 bersua X4. X2 masih menjadi unggulan, tetapi X4 tampil sangat apik dan dapat mematikan permainan total football ala X2. X4 bisa memenangkan pertandingan dengan skor tipis 3-2.
Kelas kami bertemu X4 di laga final. Final yang sangat tidak disangka karena kami satu grup dengan X4 di fase grup. Tidak ada yang diunggulkan di laga ini karena track record menunjukkan keseimbangan kekuatan di kedua kubu. Laga berjalan cukup seimbang dang kami ketinggalan lebih dulu oleh gol dari Andre. Beberapa menit kemudian Adam mencetak gol balasan, skor menjadi 1-1. Laga berjalan dan babak pertama berakhir dengan skor 2-2. Babak kedua terjadi jual-beli serangan. Tetapi menjelang pertandingan usai masih belm ada gol penentu. Kemudian datang masa dimana Ikhsan memberi umpan kepada saya yang berdiri tanpa kawalan dari pemain bertahan lawan. Dan.. GOL! Kami mendominasi laga sejak mencetak gol ketiga. Pada penghujung laga, saya mendapat sebuah peluang setelah mendapan umpan terobosan dari Galih dan 1 on 1 dengan kiper lawan. Saya melakukan lob shoot tetapi hanya mengenai tiang gawang, dan peluit wasit pun berbunyi. Dan ini hasilnya
Dan buat yang penasaran, saya adalah sesosok pria tampan yang berdiri di tengah mengangkat piala. Keep The Liong Flag Flying High!

No comments :
Post a Comment